Progam ACM Ke 119 Menarik Perhatian Warga

Progam ACM Ke 119 Menarik Perhatian Warga

Program Ayo Cintai Mesjid (ACM) yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Ummat Daartut Tauhiid (DT Berdaya) dan bekerjasam dengan DT Peduli, pada episode ke 119 ini, berhasil menarik antusiasme warga sekitar Masjid Al-I’anah yang berlokasi di Kampung Cipicung RT.05 Rw.03 Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, pada hari Ahad (8/9).

Banyak warga yang datang ke Masjid untuk melakukan kegiatan bersih-bersih Masjid (BBM), kegitan tersebut dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00, diawali dengan sambutan dari pihak DKM Masjid Al-I’anah, disambung dengan penyampaian teknis bersih-berish Masjid (BBM) dari pihak relawan ACM yang diwakili oleh Fajar. Dalam penyampaiaan teknis tersebut Fajar memberi tahu warga tentang cara-cra membersihkan noda yang mengerak di kaca jendela dan di keramik lantai maupun dinding Masjid, serta ia tidak lupa memberitahu sabun atau cairan khusus untuk membersihkan toilet dan tempat wudhu.

Setelah memahami teknis bersih-bersih Masjid (BBM) yang disampaikan oleh Fajar, warga pun bergegas melaksanakan bersih-bersih pada bagiannya masing-masing, untuk bapak-bapak kebagian untuk membersihkan tempat wudhu, toilet, dan langit-langit, sedangakan ibu-ibu kebagian memberishkan jendela, rak mukena, dan latai, dan untuk para remaja kebagian membersihkan rak al-Quran, dinding, mimbar, dan karpet. Semua tugas dalam bersih-bersih Masjid tersebut didampingi dan dibantu oleh relawan-relawan ACM.

Safulrohman supervisor ACM mengatakan, kegiatan hari ini merupakan program Ayo Cintai Mesjid episode ke 119, yang agendanya bersih-bersih Masjid (BBM), di Masjid Al-I’anah.

“Alhamdulillah, bersih-bersih Masjid kali ini berhasil menarik antusiasme warga kampung Cipicung. Kami relawan ACM sebanarnya hanya sebagai fasilitator kegiatan bersih-bersih, dan memotivasi warga supaya lebih mencintai lagi Masjidnya. Jadi bukan relwan yang membersihkan Masjid Al-Ianah tersebut akan teteapi warganya sendiri, sebagai bentuk kecintaan kepada tempat beribadahnya dan sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah, karena telah memakmurkan rumah-Nya,” tuturnya pada Ahad (8/9).

Ia mengatakan semoga setelah terbentuknya manajemen kemakmuran Masjid, para warga dapat bersikap mandiri dalam  membersihkan Masjid, sehingga terjadwal kegitannya. (Sukmara Galih)

Leave a Reply

Your email address will not be published.