RPY Tanamkan Cinta Salawat pada Santri

RPY Tanamkan Cinta Salawat pada Santri

Memupuk rasa cinta salawat sejak dini, Rumah Peduli Yatim (RPY) Daarut Tauhiid gelar kelas hadroh, atau rebana bagi santrinya. Dalam kelas hadroh tersebut Santri RPY sangat antusias dalam mempelajarinya. Walaupun kelas hadroh ini khusus untuk santri tingkat SD, namun ketika disuruh tampil di depan kelas, mereka serius dan sungguh-sungguh.

Saat ini Kelas Hadroh Rumah Peduli Yatim yang dikelola oleh kepengurusan DT Berdaya mempunyai kelebihan dan keunggulan. Sebab, kini RPY bukan hanya asrama bagi santri-santri yatim, tapi juga sebagai kelas dalam menimba ilmu, sperti halnya kelas hadroh.

Selain itu, RPY membekali ketauhidan dan mengenalkan agama Islam sejak dini. RPY merupakan asrama yang memiliki pondasi pendidikan yang kuat untuk mempersiapkan generasi bangsa yang beriman, takwa, sehat, ceria, peduli lingkungan, kreatif, dan saleh.

Menurut Supervisor Rumah Peduli Yatim (RPY), Kamaludin Zaman, adanya kelas hadroh di dalam asrama bertujuan untuk memupuk cinta salawat kepada baginda Nabi Muhammad saw sejak dini.

“Dengan sentuhan seni dan music, santri-santri akan lebih senang, dan secara tidak sadar mereka ikut membaca salawat, sehingga ke depannya lebih mencintai junjungan mereka” ungkap Kamaludin pada Rabu (2/10).

Menurutnya, guru dan pelatih menjadi salah satu perangkat yang menentukan keberhasilan para santriny. Maka katanya, mendidik santri harus dengan inovasi. “Bermain sambil belajar, dan belajar seraya bermain” pungkasnya. (Sukmara Galih)

Leave a Reply

Your email address will not be published.