Progam Kemanusiaan DT Berdaya Gelar Aksi Donor Darah

Progam Kemanusiaan DT Berdaya Gelar Aksi Donor Darah

Bertempat di Aula Daarul Hajj, Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Jalan Gegerkalong Girang No.38, Isola, Kecamatan. Sukasari, Kota Bandung. Program Kemanusian yang digagas Yayasan Pemberdayaan Ummat Daarut Tauhiid (DT Berdaya), bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli, dan PMI (Palang Merah Indonesia Indonesia) Kota Bandung, kembali menggelar aksi donor darah. Kegiatan yang digelar pada Jumat (22/11), dilaksanakan sejak pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Adapun Peserta yang mendonorkan darahnya didominasi oleh Santri Mukim dan Santri Karya (Karyawan) Daarut Tauhiid. Walau demikian, ada dari kalangan masyarakat sekitar yang antusias mendonorkan darahnya. Mulai dari mahasiswa, hingga pengendara ojek online.

Rudiana, Staf Kemanusiaan dan Kaderisasi DT Berdaya yang ditunjuk sebagai penanggungjawab aksi donor darah mengatakan, aksi donor darah tersebut merupakan kegiatan triwulan dari program kemanusiaan. Kegiatan yang bekerja sama dengan PMI Kota Bandung memudahkan aksi donor darah ini terlaksana, karena rencananya kantung-kantung darah dari para pendonor akan diserahkan kepada Bank Darah PMI, agar dapat dimanfaatkan untuk membantu sesama.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, respon para Santri DT dan masyarakat sekitar luar biasa. Namun ada beberapa yang tidak bisa mendonorkan darahnya karena tidak lulus dalam tes awal kesehatannya,” ungkap Rudiana.

Tercatat ada 94 peserta yang mendaftar, tapi tidak semuanya lulus untuk mendonor, karena  terkendala alasan kesehatan. Seperti darah rendah, kurang tidur atau banyak begadang, teridentifikasi penyakit gula darah, dan kolesterol yang tinggi. sehingga para pendonor yang belum dan tidak memenuhi syarat, tidak di anjurkan untuk mendonorkan darahnya.

Walau demikian, Rudiana sangat mengapresiasi para pendonor, dan ia pun mengucapkan terima kasih kepada pendonor, yang telah mendonorkan darahnya. “Semoga dapat menjadi amal saleh, dan semoga diberikan kesehatan bagi para pendonornya,” katanya.

Menurutnya kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama, tanpa melihat ras dan latar belakang penerima darah. Kemudian untuk menambah ketersediaan darah di bank darah Palang Merah Indonesia (PMI). (Sukmara Galih)

Leave a Reply

Your email address will not be published.