ACM Goes To School Disambut Meriah di MA Bina Bakti

ACM Goes To School Disambut Meriah di MA Bina Bakti

Pengurus Program Ayo Cintai Masjid (ACM) yang digagas Yayasan Pemberdayaan Umat Daarut Tauhiid (DT Berdaya), dan didukung penuh oleh DT Peduli, memilih MA (Madrasah Aliyah) Bina Bakti, yang berlokasi di Jalan Babakan Selamet, RT.01 RW.01 Desa.Padaasih Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pengurus ACM memilih MA Bina Bakti untuk mengegelar Training ACM dan Bersih-Bersih Masjid (BBM), di sekolah tersebut, yang dilaksanakan oleh para siswanya.

Sebelumnya, kedatangan ACM ke sekolah tersebut disambut dengan meriah, mulai dari Kepala Sekolah, hingga siswanya. Mereka tampak antusias mengikuti Training ACM yang disampaikan oleh Yusuf Gunawan, seorang trainer yang sudah malang melingtang pengalamannya, ia mengajak para siswa untuk lebih mencintai masjid.

“Dalam Islam ada tiga hal yang dapat merubah dunia, yaitu pemuda, masjid, dan salat. Jadi para siswa yang merupakan pemuda kalau mau merubah dunia, yuk awali dengan mencintai masjid, dan tegakkan salatnya, tidak boleh bolong,” ungkap Yusuf dalam penyampaian materinya.

Para siswa juga diberi tahu cara mencintai masjid, dengan membersihkannya. Saefurrohman, Supervisor Program Ayo Cintai Masjid (ACM), mengatakan, kegiatan ini digelar setelah melakukan kerja sama dengan pihak sekolah, dalam hal ini di wakili langsung oleh Kepala Sekolah. Katanya, kegiatan ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran para siswa untuk mencintai masjid.

“Alhamdulillah pada ACM ‘Masjid Go To School’ yang kali ini lebih tertata. Awal kegiatannya kita bekerja sama dengan pihak sekolah, doa bersama, dan melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid. Kegiatan jadi lebih terstruktur, dengan cara dibagi kelompok pembersihan, dan ada mentornya dari teman-teman Relawan ACM yang sudah terlatih,” jelasnya pada Senin (2/12).

Bersih-bersih Masjid (BBM) kali ini menggukana sistem mentoring yang membuat para siswa lebih memahami proses pembersihan yang dilakukan. “Harapannya, siswa MA Bina Bakti bisa lebih dapat lagi ilmu mengenai bersih-bersih masjid ini. Jadi ketika tidak ada Tim ACM ini, siswa bisa terus mencintai masjid. Terutama bisa terus membersihkan masjid yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka,” katanya.  (Sukmara Galih)

Leave a Reply

Your email address will not be published.