DTM Lakukan Monitoring ke Peternak Binaan di Garut

DTM Lakukan Monitoring ke Peternak Binaan di Garut

Program Desa Ternak Mandiri (DTM) yang dikembangkan oleh Yayasan pemberdayaan Umat Daarut Tauhiid (DT Berdaya), kembali melakukan monitoring, sekaligus evaluasi ke peternak binaan. Lokasi yang dituju yaitu Kampung Dungus Maung, dan Kampung Malingping, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Dalam kunjungannya, Tim DTM dan Pengurus DT Berdaya fokus membahas persiapan pekembangan domba binaan peternak. Pasalnya, di Wilayah Cirurupan Garut sendiri terdapat 200 ekor domba yang dikelola oleh 10 Peternak Binaan DTM, yang tersebar di lima wilayah Cisurupan.

Alhamdulillah, untuk perkembangan domba yang dikelola oleh para peternak di Cisurupan, sangat baik dalam proses pengelolaanya, tidak menuai kendala. Domba yang dikembangkan di sini merupakan jenis domba Garut asli, dengan memiliki ciri tanduk panjang, dan berbulu keriting kering,” ungkap Bambang Aji, Manajer Program DTM, pada Senin (2/11).

Ia juga menyampaikan, insya Allah para peternak tersebut dapat dipercaya, karena sudah terbukti selama ini diamanahi mengelola domba sejak menjadi Mitra Desa Ternak Mandiri (DTM), di wilayah tersebut. Kemudian untuk peternakan, Binaan DTM sudah menyediakan kandang dengan sistem cluster. Satu cluster bisa menampung sebanyak 50 ekor, bahkan ada yang bawahnya bisa sampai 100 ekor.

Menurutnya, ketika domba sudah di cluster, biasanya para peternak sudah dibagi-bagi tugasnya. Ada yang bertugas mencari pakan, memberi pakan, ada pula yang membersihkan dan merawat domba.

Selain menitoring perkembangan domba binaan, para Pengurus DTM juga turut melaukan survei kondisi kandang-kandang transit domba, sebelum disebarkan kepada para peternak. Lalu melakukan survey terkait pengelolaan pakan dengan modern, yaitu menggunkan sistem permentasi pada pakan domba. (Sukmara Galih)

Leave a Reply

Your email address will not be published.